Judi Sabung Ayam Kembali Marak di Sikka Lokasinya Tidak Jauh dari Polsek Kewapante dan Mako Brimob

- Minggu, 29 Januari 2023 | 21:56 WIB
Salah satu pemain sabung yang sedang mempersiapkan  ayamnnya (Sikka.victorynews.id/Yunus Atabara)
Salah satu pemain sabung yang sedang mempersiapkan ayamnnya (Sikka.victorynews.id/Yunus Atabara)

SIKKA, VICTORYNEWS - Penyakit Masyarakat (Pekat) berupa judi sabung ayam kembali marak di wilayah hukum Polres Sikka.

Dalam penelusuran sikka.victorynews.id dalam 3 hari terakhir ini, dari Jumat, Sabtu dan Minggu 29 Januari 2023, terdapat sebuah lokasi sambung ayam di Wolonbue, desa Waiara, Kecamatan Kewapante Kabupaten Sikka NTT.

Lokasi sabung ayam itu terjadi di lahan milik warga sekitar, yang terletak kurang lebih 1 kilometer dari Polsek Kewapante dan Mako Batalyon B Pelopor Brimob Maumere.

Baca Juga: Dua Desa di Sikka Satukan Kekuatan Dalam Wadah IKB AIPON Bangun SDM Masyarakat

Selama 3 hari berturut turut itu, sikka.victorynews.id menyaksikan sekitar pukul 15.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita, sejumlah kendaraan roda dua hilir mudik ke lokasi sabung ayam.

Beberapa diantaranya pengedara motor itu terlihat membawa ayam jantan. Ada yang menggendong ayam jantan tanpa pelindung dan ada juga yang membawa ayam dengan cara memasukkan ke dalam baju atau jacket bagian depan dan hanya kepala ayam yang terlihat keluar.

Ada tiga akses jalan tanah dan jalan rabat untuk mencapai lokasi sabung ayam yang letaknya jauh dari prmukiman warga sekitar.

Salah seorang warga menuju ke lokasi sabung ayam sambil membawa ayam Minggu 29 Januari 2023
Salah seorang warga menuju ke lokasi sabung ayam sambil membawa ayam Minggu 29 Januari 2023 (Sikka.victorynews.id/Yunus Atabara)

Martin Nono (46) salah seorang tukang ojek yang sering mengantar para penjudi sabung ayam di lokasi menuturkan dalam 1 minggu kegiatan sabung ayam berlangsung selama 3 hari, yakni hari Jumat, Sabtu dan Minggu.

"Dalam satu minggu 3 kali main sabung ayam. Terjadi setiap sore dari jam 3 sampai jam 6 sore," ujarnya.

Saat ditanya apakah peserta judi ayam itu dari warga sekitar atau ada yang dari luar, Martin mengakui banyak yang dari luar Kewapante.

"Mereka ini datang dari mana-mana. Ada yang dari Kangae, ada yang dari Hewokloang, Koting, Nita dan kebanyakan dari Kota Maumere," ujarnya.

Baca Juga: Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat Bagikan 8 Ribu Anakan Jambu Kristal di Sikka

Martin mengaku sekitar pukul 15.00 Wita, sudah mulai antar penumpang ke lokasi sabung ayam dan sekitar pukul 17.00 wita sampai pukul 18.00 wita baru jemput.

"Ada beberapa pemain ayam yang langganan ojek di saya. Kalau jam 3 saya antar dan jam 5 atau 6 sore saya jemput. Satu orang bayar Rp 30 ribu, sewa ojek pulang pergi," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Yunus Atabara

Tags

Terkini

X