Petani Didorong Mandiri Pupuk, Dilatih Membuat Pupuk Organik Berbahan Lokal

- Jumat, 11 November 2022 | 18:46 WIB
Doktor Tony Basuki saat memberikan materi kepada puluhan kelompok tani di Sikka, Jumat 11 November 2022 (sikka.victorynews.id/Yunus Atabara)
Doktor Tony Basuki saat memberikan materi kepada puluhan kelompok tani di Sikka, Jumat 11 November 2022 (sikka.victorynews.id/Yunus Atabara)

SIKKA, VICTORYNEWS -  Seiring kelangkaan pupuk bersubsidi saat ini, pemerintah terus mendorong petani untuk mengembangkan dan memanfaatkan pupuk organik berbahan lokal.

Hal itu terasa dimana terjadi  pengurangan jatah pupuk bersubsidi kepada setiap kelompok tani. Setiap pembelian pupuk bersubsidi hanya bisa mendapatkan 25 hingga 30 persen dari kebutuhan pupuk petani.

Karena itu, petani perlu dilatih untuk mengembangkan pengolahan pupuk organik berbahan lokal melalui Unit Produksi Pupuk Organik ( UPPOK) agar petani mandiri pupuk.

Baca Juga: Homestay Mendukung Percepatan Pemulihan Sektor Pariwisata di Sikka

Penegasan itu disampaikan oleh Yustina Retno Widiati, pejabat yang mewakili Ditjen Pupuk dan Pestisida Kementerian Pertanian RI dalam acara Bimtek Pengembangan Pupuk Organik Berbahan Lokal di Sikka Jumat (11/11) siang.

"Untuk tahun ini dan tahun depan, pupuk subsidi masih susah. Jatah kelompok tani terus berkurang, hanya 25 hingga 30 persen dari kebutuhan yang bisa dibeli dengan harga subsidi," kata Retno.

Direktorat Pupuk dan Pestisida Kementerian Pertanian RI yang membidangi pupuk bersubsidi saat ini, sedang gencar melakukan berbagai pelatihan pupuk organik berbahan lokal kepada kelompok tani seluruh Indonesia.

Baca Juga: Kader NasDem Diminta Perkuat Struktur dan Wujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat

Berbagai pelatihan kepada kelompok tani tentang pupuk organik berbahan lokal itu tidak semata program pemerintah tetapi juga merupakan perjuangan Anggota DPR RI dari Komisi IV melalui dana aspirasinya.

"Kami sudah beberapa tahun ini bekerja sama dengan Ibu Julie Sutrisno Laiskodat, selaku anggota Komisi IV DPR RI, untuk melakukan berbagai pelatihan kepada kelompok tani di Flores," ujarnya.

Halaman:

Editor: Yunus Atabara

Tags

Terkini

Terpopuler

X