Merawat Identitas Teluk Maumere TWAL Selaras Alam dan Budaya

- Kamis, 3 November 2022 | 14:14 WIB
pantai Sawengka di Desa Gunung Sari Kecamatan Alok Kabupaten Sikka Kamis 3 November 2022 (sikka.victorynews.id/Yunus Atabara)
pantai Sawengka di Desa Gunung Sari Kecamatan Alok Kabupaten Sikka Kamis 3 November 2022 (sikka.victorynews.id/Yunus Atabara)

SIKKA, VICTORYNEWS - Asosiasi Desa Wisata Indonesia (Asidewi) Sikka bersama Yayasan Pendidikan Nurwahid Gunung Sari di Desa Gunung Sari komitmen menata Teluk Maumere.

Mendidik siswa siswi untuk merawat identitas Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Teluk Maumere, selaras alam dan budaya berbasis pada konsep wisata yang berkelanjutan.

Hal itu dikatakan Koordinator Asidewi Kabupaten Sikka Yance Moa kepada media ini, Senin (24/10) siang, terkait konsep wisata kawasan penyangga Gugus Teluk Maumere

Baca Juga: Danlanal Maumere Gelar Caffe Morning Bersama Wartawan di Sikka

"Asidewi bersama masyarakat Gunung Sari komitmen menata wisata penyangga Gugus Teluk Maumere selaras alam dan budaya dalam konsep berkelanjutan," kata Yance Moa.

Pengembangan pariwisata selaras alam dan budaya di Gunung Sari dan beberapa desa di kepulauan Gugus Teluk Maumere sebagai bentuk penghargaan terhadap mendiang Frans Seda.

Dimana mendiang Frans Seda sebagai tokoh nasional yang memperjuangkan penataan Gugus Teluk Maumere sejak Tahun 1980-an Teluk Maumere menjadi perhatian Nasional.

Baca Juga: Pemkab Sikka Gandeng Perum Bulog, Siapkan Beras Lokal Premium untuk ASN

"Kami menaruh hormat terhadap almarhum Frans Seda atas ide dan gagasan yang visioner dalam menata wisata Gugus Teluk Maumere," kata Yance Moa.

Karena itu, Asidewi bersama Yayasan Pendidikan Nurwahid Gunung sari menggelar lomba mewarnai, menggambar, baca puisi dan pidato tentang sosok Frans seda yang diikuti aksi peduli lingkungan, sadar wisata dan sapta pesona.

Halaman:

Editor: Yunus Atabara

Terkini

Terpopuler

X