14 Tahun Vakum, Masyarakat Kojadoi Kembali Budidaya 3 Ton Rumput Laut

- Selasa, 27 September 2022 | 21:11 WIB
Sejumlah petani rumput laut sedang sortir rumout laut yang siap dibudidaya Selaaa 27 September 2022 (Sikka.victorynews.id/istimewa)
Sejumlah petani rumput laut sedang sortir rumout laut yang siap dibudidaya Selaaa 27 September 2022 (Sikka.victorynews.id/istimewa)

SIKKA, VICTORYNEWS - Budidaya rumput laut di 3 desa kepulauan, yakni Desa Kojadoi, Kojagete dan Desa Permaan vakum selama 14 tahun sejak tahun 2008 hingga tahun 2022, akibat ulah penggunaan green tonik.

Desa Kojadoi kembali merintis budidaya rumput laut sebanyak 3 ton, bekerja sama dengan sebuah perusahaan milik investor yang difasilitasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sikka.

Baca Juga: Anggota DPR RI Julie Sutrisno Bersama Kementerian KKP Bimtek Pembiayaan Kepada Nelayan di Sikka

Demikian dikatakan Kepala Desa Kojadoi, Hanawi kepada sikka.victorynews id Selasa 27 September 2022, malam, terkait budidaya rumput laut di wilayahnya.

"Alhamdulilah, sudah 14 tahun vakum, dari tahun 2008 hingga 2022 dan hari ini kami kembali budidaya rumput laut sebanyak 3 ton," kata Hanawi

Baca Juga: Petugas Pendataan Regsosek 2022, Harus Skeptis, Analisis dan Kritis

Kedatangan 3 ton rumput laut yang dibawa oleh investor dari Lembata lanjut Hanawi, membuat warga Kojadoi sangat antusias yang sudah lama merindukan budidaya rumput laut.

"Semangat warga masyarakat Kojadoi hari ini yang sudah sangat merindukan budidaya rumput laut begitu besar," ujarnya.

Sejarah Budidaya Rumput Laut di 3 Desa Kepulauan

Usaha budidaya rumput laut di Desa Koja Doi di mulai sejak tahun 1986 yang dirintis oleh Bapak Frans Seda (alm) melalui PT. Bundindo Primatama dgn methode sistim rakit bambu.

Halaman:

Editor: Yunus Atabara

Tags

Terkini

Terpopuler

X