Ratusan Supir Angkot Datangi Kantor DPRD Sikka Menuntut Kenaikan Tarif Angkutan

- Senin, 5 September 2022 | 11:26 WIB
Yoris perwakilan supir angkutan saat menyampaikan pendapat di kantor DPRD Sikka Senin 5 September 2022 (Sikka.victorynews.id/Yunus Atabara)
Yoris perwakilan supir angkutan saat menyampaikan pendapat di kantor DPRD Sikka Senin 5 September 2022 (Sikka.victorynews.id/Yunus Atabara)

SIKKA, VICTORYNEWS - Pasca kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ditetapkan oleh pemerintah, berpengaruh ke semua sektor termasuk tarif angkutan di Kabupaten Sikka.

Ratusan supir mobil angkutan melakukan aksi mogok di terminal Lokaria, Desa Habi Kecamatan Kangae Kabupaten Sikka NTT sejak pagi, Senin 5 September 2022.

Para supir enggan mencari muatan karena belum ada penetapan tarif baru pasca kenaikan BBM di Kabupaten Sikka. Aksi mogok yang dikawal ketat aparat polisi itu hingga pukul 10.00 Wita.

Baca Juga: Julie Sutrisno Laiskodat Bantu 21 unit Alsintan, di Kabupaten Flores Timur

Selanjutnya ratusan supir angkot bergerak dari terminal Lokaria menuju Kantor DPRD Sikka, di Jalan El Tari Maumere, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok Kabupaten Sikka.

Ratusan Supir angkot diterima oleh Wakil Ketua DPRD Sikka Yoseph Margianto Eri dan sejumlah DPRD, Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dan Kepala Dinas Perhubungan Mauritius Minggo.

Yoris Yanteri (36) perwakilan supir angkot mempertanyakan kenaikan tarif angkot seiring dengan kenaikan BBM yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat Sabtu lalu.

"Kami mau tanya, kapan tarif angkutan di Sikka disesuaikan dengan kenaikan BBM. Kami isi BBM dengan harga tinggi, tapi tarif angkot belum naik," kata Yoris.

Baca Juga: Petani dan Nelayan Wajib Tahu, Tata Cara Pembelian Solar dan Pertalite Bersubsidi

Terhadap tuntutan para supir, Wakil Ketua DPRD Sikka Yoseph Karmianto berjanji akan mengawal pemerintah agar segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi NTT.

Halaman:

Editor: Yunus Atabara

Tags

Terkini

Terpopuler

X