Kejari Sikka Harus Berani Periksa Bupati dan Sekda Sikka atas Piutang Daerah 35 miliar

- Sabtu, 16 Juli 2022 | 17:26 WIB

Oleh Marianus Gaharpung, dosen FH Ubaya & Lawyer di Surabaya

Lagi-lagi Pemerintah Kabupaten Sikka (Pemkab Sikka) di tangan Roby Idong sebagai bupatinya di terpah isu miris LPH tahun 2020 atas dasar temuan BPK NTT tahun 2016 ada piutang daerah 35 miliar rupiah lebih akibat perbuatan beberapa oknum -oknum PNS.

Tomy Daeng kasus 900 juta di Dinas PUPR yang sudah masuk penjara. Masih banyak yang belum terselesaikan. Ada dugaan pembiaran yang dilakukan Bupati dan Sekda Pemkab Sikka.

Sebab realitanya sejak temuan BPK NTT 2016 sampai dengan 2020 total kerugian negara mencapai 35 miliar lebih.

Bupati Sikka sebagai penanggungjawab keuangan daerah dan Drs. Alvin Parera Sekda Pemkab Sikka sebagai Ketua Tim Anggaran serta Ketua Tim Pelaksana Tuntutan Ganti Rugi (TP TGR) tidak mampu bisa berbuat apa-apa untuk mendapatkan kembali piutang negara yang diduga disalahgunakan oleh oknum- oknum PNS di lingkup Pemkab Sikka.

Hal ini menunjukkan adanya suatu keanehan dalam tata kelola pemerintahan di Pemkab Sikka sebab Bupati Sikka tidak mengambil tindakan konkrit agar piutang daerah itu diselamatkan?

Sikap masa bodoh atau pembiaran oleh Bupati dan Sekda Sikka terhadap keadaan ini, kami menduga orang nomor satu di Sikka ini bersama pembantunya (Sekda Sikka) masuk dalam pusaran permainan piutang daerah 35 miliar lebih sehingga dibiarkan berlarut larut tidak ada kemauan baik untuk menyelesaikannya?

Wajar kami menduga adanya keanehan karena Bupati diberikan kewenangan oleh undang undang sebagai Penanggungjawab Keuangan Daerah Pemkab Sikka.

Seharusnya mempunyai strategi untuk selamatkan piutang daerah akibat perbuatan oknum- oknum PNS tersebut, sebaliknya Sekda Sikka sebagai Ketua Tim TGR sampai dimana upaya telah yang dilakukan untuk menyelamatkan piutang daerah sebesar itu.

Padahal secara normatif sudah jelas ketika adanya kerugian negara berdasarkan temuan BPK, maka bagi oknum PNS yang melakukan diwajibkan dalam tempo 60 hari segera menyelesaikan piutang daerah.

Halaman:

Editor: Yunus Atabara

Tags

Terkini

Komunitas Motor di Maumere Curhat ke Kapolres Sikka

Jumat, 6 Januari 2023 | 18:43 WIB
X