SMK Negeri I Maumere Komitmen Mencetak Generasi Siap Kerja

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 09:42 WIB
Kepsek SMK Negeri I Maumere Adelbertus Hasulie saat menutup uji kompetensi 54 siswa jurusan pemesinan Jumat 1 Juli 2022  (Sikka.victorynews.id/Yunus Atabara)
Kepsek SMK Negeri I Maumere Adelbertus Hasulie saat menutup uji kompetensi 54 siswa jurusan pemesinan Jumat 1 Juli 2022 (Sikka.victorynews.id/Yunus Atabara)

VICTORY NEWS, SIKKA - SMK Negeri I Maumere sebagai lembaga pendidikan vokasi tidak hanya prioritaskan angka kelulusan siswa setiap tahun pelajaran. Tetapi bertanggung jawab mencetak generasi siap kerja.

Oleh karena itu SMK Negeri I Maumere membangun kerjasama dalam konsep link and match dengan industri kerja dan industri wirausaha untuk meningkatkan kompetensi keahlian siswa.

Demikian dikatakan Kepala Sekolah SMK Negeri I Maumere, Adelbertus Hasulie, saat menutup Kegiatan Uji Sertifikasi Siswa Teknik Pemesinan SMK Negeri I Maumere Tahun Pelajaran 2021 2022, Jumat (1/7) siang.

Baca Juga: Ribuan Calon Siswa Baru Serbu SMKN I Maumere, Kuota Penuh Dalam 3 Jam

"Tanggung jawab sekolah bukan pada kelulusan 100 persen. Tetapi lebih kepada peningkatan kompetensi keahlian siswa agar bisa terserap di dunia kerja dan dunia usaha," kata Adelbertus.

"Karena itu, perlu kerjasama link and match lembaga pendidikan vokasi dengan industri kerja, yang saling menguntungkan sesuai tuntutan kerja pada sebuah industri," tambahnya.

Bagi Adelbertus, lembaga pendidikan jika hanya mengejar angka kelulusan 100 persen setiap tahun ajaran, maka secara tidak langsung, lembaga pendidikan itu turut serta menciptakan pengangguran baru.

Baca Juga: Jurusan Kelistrikan SMKN I Maumere Paling Diminati Casis, Kuota Penuh Dalam Tempo 20 Menit

"Setiap tahun lulus 100 persen, tetapi tidak terserap di industri kerja dan industri usaha, percuma. Sama halnya kita ciptakan pengangguran baru yang menjadi beban negara," tegasnya.

Tingginya angka pengangguran menurut Adelbertus adalah faktor Sumber Daya Manusia (SDM), sehingga lembaga pendidikan harus mampu menjadi solusi bangsa dalam mengatasi pengangguran.

Halaman:

Editor: Yunus Atabara

Tags

Terkini

Jangan Jadi Kebhinekaan Sumber Pertentangan

Sabtu, 29 Januari 2022 | 13:42 WIB

Warga Kabupaten Ngada Harus Patuhi 3M

Sabtu, 29 Januari 2022 | 12:44 WIB

Enam Tahun Sembilan Bulan Bangun Gereja Lahairoi

Sabtu, 29 Januari 2022 | 12:35 WIB
X